Reply 2004: Remembering TVXQ as Five Member-band

11:54 AM



Well, beberapa hari di weekend ini entah mengapa aku merasa tiba-tiba saja kangen banget dengan lagu-lagu TVXQ yang dulu. Gara-gara itu, aku sampai harus bongkar external harddisk lagi dan ngopy semua lagu lama itu ke laptop supaya bisa didengarkan ulang. 

Dan, alhasil ... entahlah ... mungkin semalam aku sedang merasa sangat sensitif, ketika mendengar lagu With All My Heart, air mataku langsung sontak turun. Mendengar lagu ini membuat aku memikirkan apa yang sudah terjadi sejak tahun 2009 - saat ini. Mengapa kami, baik setiap member TVXQ hingga diriku sendiri, berubah seperti saat ini. Mengapa sekarang mereka berakhir seperti sekarang.

Kalau dibilang aku suka lagu With All My Heart, tidak juga. Ini adalah salah satu lagu yang sangat kubenci dari album TVXQ karena mini album ini adalah mini album terakhir dari mereka sebelum perpisahaan itu. Masih ingat jelas rasanya di benakku ketika MV Break Out muncul saat desas-desus perpisahan itu muncul. Aku ingat beberapa perbincangan di forum yang mengatakan konflik itu sudah terlihat sejak MV ini. Dalam MV ini, mereka tidak sama sekali muncul dalam satu frame. Jujur saja, MV Break Out memang MV yang terjelek menurutku, bukan karena masalah di atas, melainkan memang karena MVnya tidak menarik dan gelap. 

Jika memikirkan masa-masa konflik perpisahan TVXQ, aku jadi teringat sebuah pertunjukkan mereka di Jepang yang sempat dibicarakan oleh Cassiopeia di forum kami bahwa JYJ dan Homin benar-benar dipisahkan oleh agency. Mereka tidak boleh bertemu sama sekali hingga sebelum naik ke atas panggung. Bahkan di atas panggung sekali pun, interaksi mereka pun tidak seperti biasanya. Tidak ada kontak mata pada saat harmonisasi. 

Jujur, sewaktu awal-awal perpisahaan itu terjadi, aku sempat sangat membenci Yunho. Bukan karena rumor-rumor yang beredar tentang sikap dia yang selama ini palsu sejak awal, melainkan karena entah lah. Mungkin karena mengapa dia membiarkan perpisahan itu terjadi? Dia kan leader, tapi kenapa dia membiarkan hal itu terjadi. 

Kalaupun sejak awal interaksi TVXQ adalah palsu, apakah mereka bisa menjadi seperti saat itu? Penggemar juga tidak sebodoh itu untuk tidak bisa melihat interaksi palsu. Setidaknya kalaupun itu memang palsu, di antara momen-momen pasti ada yang benar-benar tulus kan? 

Kehidupan di Jepang juga sangat sulit. Bukankah kesulitan sering kali membuat orang-orang menjadi bersatu? Jika mereka tidak bersatu, mereka pasti akan runtuh di Jepang saat itu bahkan sebelum mereka benar-benar popular. 

Momen favorite-ku sepanjang bersama TVXQ di masa-masa remajaku adalah ketika konser Five in the Black, pada lagu Proud. Momen ketika Yoochun mulai menangis diikuti semua member satu persatu. Yunho yang menatap teman-temannya sambil menahan tangis karena man pride dan posisi leader-nya tidak membiarkan dia menangis di depan umum. Changmin yang pertama berusaha kuat tapi ujung-ujungnya nangis juga. Junsu yang langsung ikutan nangis begitu melihat Yoochun nangis. Is it fake

Momen lain yang berkesan pula adalah ketika TVXQ memenangkan Daesang untuk album Mirotic. Ketika Changmin tiba-tiba saja menangis tersedu-sedu karena berpikir Cassiopeia sudah meninggalkan mereka setelah mereka menghilang selama dua tahun lebih dari Korea untuk berjuang di Jepang. Kalau momen itu palsu, rasanya sungguh keterlaluan. 

Apakah aku berharap bahwa TVXQ akan kembali menjadi utuh seperti dulu lagi? Tidak juga. Sesungguhnya, dulu pun ketika mereka masih utuh, aku tidak bisa melihat mereka untuk terus seperti itu selamanya. Hanya saja, perpisahan itu rasanya memang sangat mendadak begitu saja. Pada suatu pagi, JYJ datang ke pengadilan dan mengugat SME. Rasanya ketika membaca berita itu, aku merasa seperti "Is it real? It's not, right? Tell me they didn't."

Saat itu, rasanya mereka benar-benar tidak terlihat seperti sebuah grup akan akan segera berpisah. Atau mereka hanya terlalu pintar untuk menyembunyikan hal tersebut dari mata publik? :'( 

Jika ditanyakan, apa sih harapanmu dengan mengingat TVXQ seperti ini? Aku pun tidak tahu sebenarnya. Apakah aku ingin kelima orang tersebut kembali berbaikan dan berteman? Setidaknya mereka sudah bersama-sama begitu lama, dari tahun 2003-2009, bahkan beberapa juga ada yang saling mengenal lebih lama lagi seperti Junsu dan Yunho.  

Rasanya jika melihat keadaan kelima orang itu saat ini membuat aku berpikir apa yang terjadi pada mereka. Mengapa mereka terlihat menyedihkan? Baiklah, JYJ mungkin saat ini terlihat sangat bebas, tidak ada pencitraan yang harus mereka tunjukkan. Baik-buruk semua kami sudah melihatnya. Bahkan hingga Jaejoong yang setiap malam berpesta - sebelum wamil-, atau Yoochun yang menghamburkan uang untuk barang-barang yang harganya luar biasa semacam tongkat golf ber-apa emas atau diamond *lupa*, atau Junsu yang semakin lama semakin autis dengan dunianya sendiri. 

Melihat Junsu saat ini pun membuat aku berpikir, apa yang sebenarnya ada di dalam pikirannya? Mengapa dia membiarkan teman-temannya begitu saja? Beberapa penggemar sempat mengatakan kalau perlakuan perusahaan yang saat ini tidaklah adil untuk Jaejoong dan Yoochun. Mereka berdua menghasilkan lebih banyak perhatian dan uang, tapi mengapa Junsu yang seakan-akan dianakemaskan? 

Entahlah. Rasanya jika semakin lama mengamati mereka, aku merasa keadaaan tersebut sangat ironis dan menyedihkan. 

Belum lagi, Homin yang saat ini sudah tenggelam popularitasnya hingga tidak diketahui. 

Ketika seseorang bertanya kepada penggemar KPOP yang lumayan fanatik; tahu TVXQ? Dan dijawab tidak, rasanya itu... :'( Ada pula yang menjawab, tahu yang membernya dua orang itu kan? They are supposed to have five member in the group!!!!! Aku merasa ingin menjerit setiap kali mendengar hal itu. 

Rasanya semua popularitas saat itu benar-benar semu, ketika sesuatu yang baru muncul, semua orang mulai melupakan bahwa di Korea Selatan pernah ada satu boyband yang terdiri dari lima orang yang sangat bertalenta bernama TVXQ. Ada Yunho yang jago nge-dance hingga pernah mewakili Korea untuk konser tribute Michael Jackson, This it it. Ada Jaejoong suaranya penuh emosi dan mampu mengharmonisasikan empat suara yang lain. Ada Yoochun yang sensitif dan punya senyuman yang sangat menawan. Yang juga merupakan aktor yang bertalenta. Ada Junsu yang penampilan dan suaranya sangat kontras. Banyak orang yang terkejut setiap kali mendengar dia bernyanyi, "Bagaimana bisa ada seseorang punya suara dan bernyanyi seperti itu? Ada juga maknae TVXQ, Changmin, yang tinggi badan maupun tinggi rentang suaranya sangat mengintimidasi. :') Mereka berlima membentuk sebuah harmonisasi yang sangat lengkap. Kalian harus mencoba mendengarkan lagu-lagu ballad TVXQ dan rasakan perbedaan lagu mereka dengan lagu-lagu boyband Korea yang lain. It's different

Tapi, satu hal yang perlu diakui sih. Rap Yunho dan Yoochun memang sangat buruk. SM itu punya banyak vocalis dan dancer yang luar biasa, but they are suck at rapping. Tapi, itu tidak membuat lagu upbeat TVXQ tidak enak untuk didengarkan. Buat aku keduanya sama-sama enak didengar meskipun aku lebih suka yang ballad. Hehehe 

Baiklah, kita akhiri Reply hari ini. I should go back to work. Remembering TVXQ always reminds me of my teenager days, althought it's just few years ago. Haha.

TVXQ- Holding Back the Tears. (Yoochun's first made song. :'))

[ChangMin]
A faded white painting and my slightly vanished scent are hidden inside an eye-blinding cloud
 [YooChun]
My wordless heart slowly starts to move my feelings
Those times that slipped through
Are in my hands

[Junsu]
I'm holding back the tears
I walk trying to lessen the weight of my heart
To a place that is neither close nor far
Where a different me stands
I will not cry

[YunHo]
I bring my two hands together once again
In a place I live the present life instead of the memories

 [Jaejoong]
Though it seems stupid, we’re always together
The pain that I want to let go
Dries the tears that flows through my body 

 [All]
I'm holding back the tears
I walk trying to lessen the weight of my heart
To a place that is neither close nor far
Where a different me stands
I will not cry 

 [All]
I'm holding back the tears
I run adding to the weight of my faith
To a place that is neither high nor low
Where a different me stands again
With a small smile I can laugh

You Might Also Like

0 comments

2016 Reading Challenge

2016 Reading Challenge
Deasy has read 2 books toward her goal of 30 books.
hide