[Terjemahan] Demian - Prolog

11:43 AM


Catatan

Karena banyak yang tidak membaca catatan postinganku di Chapter 2 part 1 aku akan ulangi di setiap post. Untuk siapa pun, tolong jangan di REPOST di mana pun, wattpad/blog/Livejournal/wordpress/dsb. Kalau mau print boleh, tapi tidak boleh diperjualbelikan. Mau share boleh tapi hanya share link blog post saja. Tidak boleh mengcopy sebagian atau seluruh bagian dari postinganku. Baik link PDF atau postingan. 

Kalau aku googling dan kutemukan ada yang melakukan itu, link PDF akan kutiadakan dan postingan akan kukunci supaya tidak bisa dicopy sama sekali.  

Jadi tolong, teman-teman yang baik, jangan lakukan itu ya. Berbagi itu boleh, tapi nggak gitu caranya. :)




PROLOG


Yang benar-benar kuinginkan hanyalah untuk mencoba dan menjalani kehidupan yang secara spontan diberikan padaku. Mengapa itu terasa sangat sulit?

Untuk menceritakan kisahku, aku harus memulainya jauh ke dalam masa lalu. Jika diperbolehkan, aku akan harus kembali lebih jauh lagi, kepada tahun-tahun awal dari masa kecilku dan bahkan lebih dari itu, kepada awal mulaku.
Ketika penulis menuliskan novel biasanya mereka akan bertindak seakan-akan mereka adalah Tuhan. Mereka dapat meneliti dan memahami sejarah kehidupan seseorang secara keseluruhan dan menyajikannya seakan Tuhanlah yang menceritakan hal itu kepadanya. Mengungkapkan inti dari keseluruhan. Aku tidak dapat melakukan melebihi yang para penulis tersebut dapat lakukan. Tapi, kisahku ini lebih penting untukku daripada kisah milik para penulis itu untuk diri mereka. Karena ini adalah kisahku; ini adalah kisah mengenai seorang manusia – bukan seseorang yang dibentuk khusus, memiliki potensi, ideal, atau bahkan seseorang yang tidak nyata. Ini merupakan seseorang yang nyata, unik dan hidup. 

Tentu saja, orang-orang masa kini semakin tidak memahami makna kehidupan seseorang; kenyataannya bahwa manusia, setiap dari mereka yang berharga dan merupakan eksperimen unik dari alam, ditembak mati secara massal[1]. Jika kita bukanlah sesuatu yang lebih dari seorang individu yang unik, jika kita sungguh dapat dilenyapkan dari dunia dengan sebutir peluru, maka tidak lagi memiliki arti untuk menceritakan kisah-kisah. Tapi setiap orang bukan hanya merupakan dirinya, namun dia juga unik, sangat spesial, penting dan patut diingat dalam setiap kejadian mengenai sebuah fenomena dunia bertemu. Hanya sekali dan tidak pernah lagi terjadi dengan cara yang sama. Jadi, kisah setiap orang adalah penting, kekal, dan Ilahi. Sehingga setiap orang, pada suatu tingkat dia hidup dan memenuhi kodrat alam, adalah menakjubkan dan patut untuk diberikan perhatian penuh. Dalam setiap diri kita, jiwa terbentuk. Dalam setiap diri kita, sang Pencipta menderita. Di dalam diri kita, seorang penebus disalibkan.

Tidak banyak orang akhir-akhir ini yang memahami apa itu manusia. Banyak yang merasakannya dan karena itu mati dengan lebih mudah, seperti halnya aku akan mati lebih mudah ketika aku telah selesai menuliskan kisah ini.
Aku tidak memiliki hak untuk menyebut diriku seseorang yang mengetahui. Aku adalah seseorang yang mencari, dan masih mencari, namun aku tak lagi mencari di antara bintang-bintang ataupun buku-buku. Aku memulainya dari mendengarkan ajaran dari denyutan di dalam aliran darahku. Ceritaku tidaklah manis dan penuh harmoni seperti kisah-kisah yang diciptakan. Dia terasa bodoh dan kebingungan, penuh dengan kegilaan dan mimpi, seperti hidup semua orang yang tidak lagi ingin berbohong pada diri sendiri.

Kehidupan bagi setiap orang adalah sebuah perjalanan menuju dirinya sendiri. Usaha di sebuah perjalanan. Isyarat dari sebuah jalan. Tidak ada yang pernah menjadi dirinya sendiri, namun setiap dari mereka menginginkan untuk menjadinya. Beberapa mencari dengan meraba-raba, yang lain menemukannya dengan lebih nyata, semua tergantung pada kemampuannya sendiri. Masing-masing bersamanya ke ujung dari jejak kelahirannya, kehidupan purba yang berlendir dan berselubung kulit telur. Banyak dari mereka yang tidak pernah menjadi manusia namun tetap menjadi seekor katak, kadal, atau semut. Banyak pula yang menjadi separuh manusia separuh ikan. Namun setiap dari mereka melakukan perjudian dengan Takdir, sebuah usaha penuh harapan untuk menjadi manusia. Kita semua memiliki asal yang sama, sang Ibu[2]. Kita semua berasal dari abyss yang sama; namun masing-masing dari kita, dengan melakukan sebuah percobaan lemparan dadu di kedalaman, berjuang untuk menuju tujuan masing-masing. Kita dapat saling mengerti satu sama lain namun hanya kita sendirilah yang mampu menafsirkan diri kita.





[1] Perang Dunia Pertama masih berlangsung ketika waktu kisah ini ditulis.
[2] Kemungkinan hanya berarti “ibu-ibu kita” tapi jika ditilik dari jejak mitologi dalam novel ini, kemungkinan ini memiliki referensi terhadap “Ibu” dewa dalam mitologi bumi purba dalam act pertama dan kedua pada bagian kedua dalam buku Faust karangan Goethe.
  


Untuk membaca lanjutan atau mengunduh file lainnya bisa dicari di bawah label "DEMIAN". 

UPDATE 6 FEBRUARI 2017 

Hallo semua, sudah tidak sabaran kan menanti Demian terjemahanku? Sekarang sudah open pre-order loh. 
Di mana?
Di OA Line ini @fsk5729i (Purple Land Shop), yuk yang ingin pesan bisa langsung add OA ini dan isi form pemesanannya. 
Oh ya, untuk yang bertanya apakah akan dijual di gramedia? Yup, pasti! 
Dari penerbit akan mendistribusikan ke seluruh gramedia di Indonesia. Tapi, supaya distribusi ke gramedia bisa menjangkau ke kota-kota kalian, aku mau minta tolong kalian untuk mengisi form ini 
Sekalian aku juga mau minta pendapat kalian soal novel OWL SERVICE yang katanya dipakai untuk concept You Never Walk Alone. Kalau aku nerjemahin novel ini, apakah kalian berminat? Silakan isi jawaban kalian di form ya. :) 

You Might Also Like

4 comments

  1. kak ini gak bisa di copy di word ya...aku pingin print dan tak baca sendiri...gak bisa ya..kalau gak bisa ya udah...makasih karena dah mau terjemahin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penjelasannya bisa dicek di sini ya >> http://www.decemberdaisy.net/2016/10/notice-mengenai-pdf-demian-versi-cetak.html

      Untuk print tetap bisa. langsung print dari halaman browser.

      Delete
  2. Kak minta dalam bentuk pdf nya dong,.. Aku ingin baca

    ReplyDelete
    Replies
    1. no PDF. Sorry. Kalau mau baca versi cetak sudah terbit. Bisa cari di Gramedia atau beli di Purple Land Shop (OA LINE)

      Delete

2016 Reading Challenge

2016 Reading Challenge
Deasy has read 2 books toward her goal of 30 books.
hide